Tuesday, August 2, 2011

Catatan Malam Pendosa

Malam ini

Berkumandang namaMu di rumah-rumahMu

Yang jarang kukunjungi.

Aku kelihatan masih dilambung ombak

Di tengah kota

Mengadu nasib kepada dunia

Rencah manusia

Seorang Pendosa.

Bukan aku tak ingin

Mengecap nikmatMu

Ketenangan abadi yang Kau janji

Bukanku tak mahu duduk iktiqaf

Di surau kecil yang besar ruangnya

Meluahkan cinta Agung

Menunjukkan keberahian tidak terbanding

Dengan khusyu' dan Tawadhu'

Aku rela dihina

oleh mereka yang buntu

yang cemburu dengan cintaku padaMu

Tidak pernah kurang kepercayaanku

terhadap Kau.

Walau acapkali mereka

menggunakan namaMu hanya untuk mencercaku

Seolah mereka utusan terusMu

Namun aku tetap percaya

Janji kekasih Agung

Kerna kau lebih tahu

dari kami yang dungu.

Kau lebih tahu

Aku dari aku sendiri

Dan mereka yang tak pernah mengerti

Kau lebih tahu

Anjing yang bijak

Lebih mulia dari biri-biri yang jinak

Kau lebih tahu

Monolog hati lebih baik

Dari lakonan sumbang di khayalak

Kau lebih tahu

Rahsia tak terbanding

Yang tak mungkin dapat dirunding

Kau lebih tahu

Sujudku hanya untukMu

-al Mutamarid

1-2 Ramadan 1432

No comments: